EKSLUSIF: MAJELIS DZIKIR PRABOWO RI-1 GUNCANG POLSEK MARGASARI! DITUDUH LEMBEK, TERSANGKA SUDAH DITETAPKAN TAPI TAKUT MENAHAN!

0

TEGAL, RI1TV.COM – Suasana memanas dan berguncang. Majelis Dzikir Prabowo RI-1 melayangkan protes keras dan kecaman dahsyat terhadap kinerja Polsek Margasari yang dinilai sangat tidak profesional, lembek, dan kehilangan wibawa.

Puncak kemarahan terjadi setelah fakta terungkap bahwa PELAKU SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA, namun hingga detik ini TIDAK ADA TINDAKAN TEGAS PENAHANAN.

Yang lebih menyakitkan, setiap kali didesak, pihak penyidik justru mengeluarkan BANYAK DALIL DAN DALIH yang tidak jelas, seolah mencari alasan untuk menutupi ketidakberanian mereka. Akibatnya, muncul dugaan kuat bahwa aparat ini TAKUT menghadapi pelaku, atau ada kepentingan lain di balik layar.

Fakta Menyedihkan: Korban Adalah Petinggi Majelis Dzikir Prabowo RI-1Kami Sendiri!

Ini yang membuat kemarahan memuncak. Korban yang diperlakukan tidak adil ini bukan orang sembarangan. Beliau adalah Saudara TAUFIKURRAHMAN, salah seorang Petinggi, Penggerak, dan Koordinator Utama Majelis Zikir Prabowo RI-1 Wilayah Tegal.

Beliau adalah orang yang memiliki jaringan luas, hubungan baik dengan para jenderal, penegak hukum, dan petinggi negara.

“BAHWA KAMI SAJA DIPERLAKUKAN SEPERTI INI, BAGAIMANA DENGAN RAKYAT BIASA?”

“Sangat menyedihkan! Terhadap kami, yang identik dengan RI-1, MAJELIS DZIKIR RI 1 yang punya akses dan jaringan luas saja diperlakukan seenaknya, disepelekan, dan keadilannya dipersulit. Lalu bagaimana nasib masyarakat biasa yang tidak punya siapa-siapa? Pasti lebih menderita dan tertindas!” ujar pimpinan majelis dengan nada kecewa.

Ini membuktikan bahwa hukum di sana berjalan tumpul ke atas, tajam ke bawah. Hanya berani pada yang lemah, tapi gemetar dan takut pada yang seharusnya ditindak.

KAMI SUDAH MENEGUR LANGSUNG, TAPI SAAT INI KESAN TETAP TIDAK PEDULI!

OLEH: ADVOKAT SENIOR HABIB SALIM JINDAN BAHARUN (Presiden Majelis Dzikir Prabowo RI1)

“Saya pribadi sudah pernah menegur langsung kepada Kanit dan pihak terkait agar menangani ini dengan serius dan tegas. Tapi apa hasilnya? Sampai sekarang tidak ada gerakan nyata, jawabannya hanya dalih-dalih yang DICARI CARI.”

“Perilaku seperti ini MELUKAI KEADILAN dan MENGHANCURKAN WIBAWA POLRI. Kalau tidak berani, kalau takut, lebih baik jangan memegang jabatan!”

TUNTUTAN KERAS: PINDAHKAN KE PAPUA ATAU PEGUNUNGAN! PROPAM SEGERA TURUN TANGAN!

“Kami minta dengan sangat tegas kepada Kapolda Jawa Tengah dan Kapolri:

Oknum seperti ini, dan Kapolseknya, HARUS SEGERA PROSES DAN DIPINDAHKAN DI TEMPAT JAUH. Atau kirim ke Papua, ke pedalaman, atau ke pegunungan sana, biar mereka merenungi sikap prilaku melukai rasa keadilan masyarakat dan biar belajar jadi orang berani.

Jangan biarkan mereka duduk di jabatan strategis kalau hanya dapat mempermalukan institusi.

Kami juga minta PROPAM segera turun tangan, periksa menyeluruh, dan tindak tegas oknum yang tidak becus ini. Jangan biarkan penyakit lembek dan takut bertindak ini merusak nama baik Polri.”

KEADILAN TIDAK BOLEH LEMBEK. HUKUM TIDAK BOLEH TAKUT.

(Redaksi ERI SATU TV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *